Pada
kesempatan kali ini saya akan membagikan yang semoga bermanfaat bagi kita semua.
Namun
sebelum memulai membahas itu semua sebelumnya saya akan menyelipkan sedikit
kata-kata yang mungkin bisa bermanfaat bagi kita semua.
Selamat pagi harapan ? Selamat pagi
mimpi-mimpiku ? Selamat pagi masa depanku ?
Aku sudah siap, siap untuk berlari
dan menggapaimu
Meski terkadang kau terasa jauh,
jauh sekali
Bahkan mungkin terkadang ku merasa
kenyataan tidak ada yang sesuai denganmu
Terima kasih, kau mengajarkanku
sabar, kau mengajarkanku untuk terus berusaha
Kau mengajarkanku bahwa sebenarnya
semua itu akan tiba disaat siap
Allah telah mengatur itu semua
dengan berbagai rahasianya
Berusaha ? ya itu adalah hal yang
harus dilakukan untuk meraih mu
Meski terdakang pula putus asa dan
rasa lelah menggoda
Namun semua harapan, mimpi dan masa
depan yang telah terpaku di depan mata
Kembali membangkitkan ku.
Ayo bangkit, Jangan berhenti
disini, Kamu bisa ? Pasti bisa
Harapan kamu banyak ?
Mimpi kamu banyak ?
Ingat masa depan menunggumu ?
Apakah kamu akan berhenti hanya
karena 1 harapan atau mimpimu tak sesuai dengan kenyataan ?
Tidak, Tidak. Ingat banyak
kesempatan yang lain.
Dan bangkit dengan beribu semangat
untuk meraih itu semua pada kesempatan yang lain dan mimpi yang lain.
Kerja keras tidak akan pernah jauh
dari hasil J
Nah, cukup
ya untuk kata-kata nya Tetap semangat ya , tertap tersenyum juga. Masa depan
ada didepan mata, masa depan ada di genggaman kita sekarang. Dan masa depan ?
Dimulai dari sekarang.
Baik lah
kita mulai………………..
Untuk menghubungkan hardware dan software, agar dapat berjalan dengan baik. Dengan melalui berbagai proses dan sistem yang ada dalam komputer minimal.
RAM (Random Acces Memory) adalah sebuah perangkat keras yang berfungsi menyimpan data dan instruksi program yang akan dan sudah dieksekusi oleh prosesor. Penyimpanan RAM bersifat sementara, ini artinya setelah komputer dimatikan, RAM akan dikosongkan lalu akan diisi data baru yang diperlukan saat komputer dinyalakan dan dipergunakan. Berbeda dengan tape magnetik atau disk yang harus diakses secara berurutan, isi dari RAM dapat diakses secara random atau tidak mengacu pada letak datanya. Hal ini yang membuat RAM lebih cepat daripada harddisk atau media penyimpanan lainnya. (Baca : Pengertian, Jenis - Jenis dan Fungsi ROM)
RAM sendiri sering disebut sebagai memori utama atau main memory, memori primer atau primary memory atau memori internal, atau hanya disebut memori, meskipun ada beberapa jenis memori yang terpasang pada komputer tersebut.
RAM memiliki bagian utama seperti :
1. PCB (Printed Circuit Board)
PCB (Printed Circuit Board) yakni papan yang tersusun atas beberapa layer, pada setiap lapisan layer terpasang jalur/circuit untuk mengalirkan data ataupun sebagai tempat penyalur daya listrik.
2. Contact Point
Contact Point yakni bagian RAM yang berfungsi sebagai konektor ke Motherboard, terdiri atas beberapa titik dan di batasi oleh satu atau dua buah lekukan yang disebut sebagai NOTCH.
Fungsi dari RAM adalah mempercepat pemprosesan data pada komputer. Semakin besar RAM yang dimiliki, semakin cepatlah komputer.
Selain itu, RAM juga berfungsi sebagai mendia penyimpanan disaat komputer atau laptop dalam keadaan hidup, apabila laptop atau komputer dimatikan maka data yang tersimpan dalam ram akan hilang dan terhapus. Misalkan ketika anda mengetik di dokumen atau microsoft word kemudian anda anda tutup tanpa menyimpan terlebih dahulu data yang anda ketik akan tersimpan di memori ram dengan begitu anda dapat membuka dokumen tersebut melalui history terakhir dari Microsoft word tadi.
1. DRAM (Dynamic Random Access Memory)

DRAM (Dynamic Random Access Memory) yang merupakan memori semikonduktor yang memerlukan kapasitor sebagai tumpuan untuk menyegarkan data yang ada di dalamnya. RAM ini memiliki kecepatan lebih tinggi dari EDO-RAM. Namun lebih rendah dibandingkan SRAM.
Dalam strukturnya, DRAM hanya memerlukan satu transistor dan kapasitor per bit, sehingga memiliki kepadatan sangat tinggi. DRAM mempunyai frekuensi kerja yang bervariasi, yaitu antara 4,77MHz hingga 40MHz.
2. SDRAM (Sychronous Dynamic Random Access Memory)

SDRAM (Sychronous Dynamic Random Access Memory) adalah jenis RAM yang merupakan kelanjutan dari DRAM namun telah diskronisasi oleh clock sistem dan memiliki kecepatan lebih tinggi daripada DRAM. Cocok untuk sistem dengan bus yang memiliki kecepatan sampai 100 MHz.
3. RDRAM (Rambus Dynamic Random Access Memory)

RAM jenis ini memiliki kecepatan sangat tinggi, pertama kali digunakan untuk komputer dengan prosesor Pentium 4. Slot
Memori untuk RD RAM adalah 184 pin. Bentuk RD RAM adalah Rate Inline Memory Modul (RIMM). Memiliki kecepatan hingga 800 MHz.
4. SRAM (Static Random Access Memory)

SRAM (Static Random Access Memory) adalah jenis RAM yang terbuat dari semacam semikonduktor yang tidak memerlukan kapasitor dan tidak memerlukan penyegaran secara berkala sehingga lebih cepat. Namun SRAM memiliki kelemahan, yakni biaya produksinya mahal sehingga hanya tersedia dalam kapasitas kecil dan menangani bagian yang benar-benar penting.
5. EDORAM (Extended Data Out Random Access Memory)

RAM jenis ini memiliki kemampuan yang lebih cepat dalam membaca dan mentransfer data dibandingkan dengan RAM biasa. Slot
memori untuk EDO � RAM adalah 72 pin. Bentuk EDO-RAM lebih panjang
daripada RAM yaitu bentuk Single Inline Memory Modul (SIMM). Memiliki
kecepatan lebih dari 66 Mhz.
6. FPM DRAM (First Page Mode DRAM)

FPM DRAM (First Page Mode DRAM) adalah merupakan bentuk asli dari DRAM. Laju transfer maksimum untuk cache L2 mendekati 176 MB per sekon. FPM bekerja pada rentang frekuensi 16MHz hingga 66MHz dengan access time sekitar 50ns.
7. Flash RAM

Flash RAM adalah jenis memory berkapasitas rendah yang digunakan pada perngkat elektronika seperti, TV, VCR, radio mobil, dan lainnya. Memerlukan refresh dengan daya yang sangat kecil.
8. VGRAM (Video Graphic Random Acces Memory)

VGRAM (Video Graphic Random Acces Memory) Yaitu VGRAM biasanya digunakan untuk menyimpan kandungan pixel bagi sebuah paparan grafik. Penggunaan cip VGRAM akan memberikan prestasi video yang baik dan mengurangi tekanan pada CPU.
9. DDR SDRAM (Double Data Rate Synchronous Dynamic Random Acces Memory)

RAM jenis ini memiliki kecepatan sangat tinggi dengan menggandakan kecepatan SD RAM, dan merupakan RAM yang banyak beredar saat ini. RAM jenis ini mengkonsumsi sedikit power listrik. Slot Memori untuk DDR SDRAM adalah 184 pin, bentuknya adalah RIMM.
10. SO-DIMM (Small Outline Dual In-Line Memory Module)

SO-DIMM (Small Outline Dual In-Line Memory Module) merupakan jenis memory yang digunakan pada perangkat notebook. Bentuk fisiknya kira-kira setengah dari besar DDR biasa sehingga dapat lebih menghemat ruang yang tentunya sangat berharga pada perangkat mobile seperti notebook. Perkembangan generasi SO-DIMM biasanya sejalan dengan perkembangan RAM untuk komputer desktop. Ketika DDR3 SDRAM diluncurkan dipasaran, DDR3 SO-DIMM juga ikut diluncurkan. Modul tersebut menggunakan slot yang memiliki 204 pin.
ALASAN DIBUTUHKAN KOMPUTER MINIMAL
Untuk menghubungkan hardware dan software, agar dapat berjalan dengan baik. Dengan melalui berbagai proses dan sistem yang ada dalam komputer minimal.
- Berhubungan dengan internet.
• -Untuk menjaga kerahasiaan data yg ada di komputer agar tidak diketahui orang lain.
• - Untuk menjaga agar komputer kita tidak mudah di akses oleh orang lain
• - Untuk mencegah terjadinya hal2 yg tidak diinginkan pada komputer kita.
• -Untuk mencegah adanya virus yg masuk yg dapat merusak system.
• - Untuk mencegah komputer cepat rusak.
RAM

RAM (Random Acces Memory) adalah sebuah perangkat keras yang berfungsi menyimpan data dan instruksi program yang akan dan sudah dieksekusi oleh prosesor. Penyimpanan RAM bersifat sementara, ini artinya setelah komputer dimatikan, RAM akan dikosongkan lalu akan diisi data baru yang diperlukan saat komputer dinyalakan dan dipergunakan. Berbeda dengan tape magnetik atau disk yang harus diakses secara berurutan, isi dari RAM dapat diakses secara random atau tidak mengacu pada letak datanya. Hal ini yang membuat RAM lebih cepat daripada harddisk atau media penyimpanan lainnya. (Baca : Pengertian, Jenis - Jenis dan Fungsi ROM)
RAM sendiri sering disebut sebagai memori utama atau main memory, memori primer atau primary memory atau memori internal, atau hanya disebut memori, meskipun ada beberapa jenis memori yang terpasang pada komputer tersebut.
RAM memiliki bagian utama seperti :
1. PCB (Printed Circuit Board)
PCB (Printed Circuit Board) yakni papan yang tersusun atas beberapa layer, pada setiap lapisan layer terpasang jalur/circuit untuk mengalirkan data ataupun sebagai tempat penyalur daya listrik.
2. Contact Point
Contact Point yakni bagian RAM yang berfungsi sebagai konektor ke Motherboard, terdiri atas beberapa titik dan di batasi oleh satu atau dua buah lekukan yang disebut sebagai NOTCH.
Fungsi RAM
Fungsi dari RAM adalah mempercepat pemprosesan data pada komputer. Semakin besar RAM yang dimiliki, semakin cepatlah komputer.
Selain itu, RAM juga berfungsi sebagai mendia penyimpanan disaat komputer atau laptop dalam keadaan hidup, apabila laptop atau komputer dimatikan maka data yang tersimpan dalam ram akan hilang dan terhapus. Misalkan ketika anda mengetik di dokumen atau microsoft word kemudian anda anda tutup tanpa menyimpan terlebih dahulu data yang anda ketik akan tersimpan di memori ram dengan begitu anda dapat membuka dokumen tersebut melalui history terakhir dari Microsoft word tadi.
Jenis - Jenis RAM
1. DRAM (Dynamic Random Access Memory)

DRAM (Dynamic Random Access Memory) yang merupakan memori semikonduktor yang memerlukan kapasitor sebagai tumpuan untuk menyegarkan data yang ada di dalamnya. RAM ini memiliki kecepatan lebih tinggi dari EDO-RAM. Namun lebih rendah dibandingkan SRAM.
Dalam strukturnya, DRAM hanya memerlukan satu transistor dan kapasitor per bit, sehingga memiliki kepadatan sangat tinggi. DRAM mempunyai frekuensi kerja yang bervariasi, yaitu antara 4,77MHz hingga 40MHz.
2. SDRAM (Sychronous Dynamic Random Access Memory)

SDRAM (Sychronous Dynamic Random Access Memory) adalah jenis RAM yang merupakan kelanjutan dari DRAM namun telah diskronisasi oleh clock sistem dan memiliki kecepatan lebih tinggi daripada DRAM. Cocok untuk sistem dengan bus yang memiliki kecepatan sampai 100 MHz.
3. RDRAM (Rambus Dynamic Random Access Memory)

RAM jenis ini memiliki kecepatan sangat tinggi, pertama kali digunakan untuk komputer dengan prosesor Pentium 4. Slot
4. SRAM (Static Random Access Memory)

SRAM (Static Random Access Memory) adalah jenis RAM yang terbuat dari semacam semikonduktor yang tidak memerlukan kapasitor dan tidak memerlukan penyegaran secara berkala sehingga lebih cepat. Namun SRAM memiliki kelemahan, yakni biaya produksinya mahal sehingga hanya tersedia dalam kapasitas kecil dan menangani bagian yang benar-benar penting.
5. EDORAM (Extended Data Out Random Access Memory)

RAM jenis ini memiliki kemampuan yang lebih cepat dalam membaca dan mentransfer data dibandingkan dengan RAM biasa. Slot
6. FPM DRAM (First Page Mode DRAM)

FPM DRAM (First Page Mode DRAM) adalah merupakan bentuk asli dari DRAM. Laju transfer maksimum untuk cache L2 mendekati 176 MB per sekon. FPM bekerja pada rentang frekuensi 16MHz hingga 66MHz dengan access time sekitar 50ns.
7. Flash RAM

Flash RAM adalah jenis memory berkapasitas rendah yang digunakan pada perngkat elektronika seperti, TV, VCR, radio mobil, dan lainnya. Memerlukan refresh dengan daya yang sangat kecil.
8. VGRAM (Video Graphic Random Acces Memory)

VGRAM (Video Graphic Random Acces Memory) Yaitu VGRAM biasanya digunakan untuk menyimpan kandungan pixel bagi sebuah paparan grafik. Penggunaan cip VGRAM akan memberikan prestasi video yang baik dan mengurangi tekanan pada CPU.
9. DDR SDRAM (Double Data Rate Synchronous Dynamic Random Acces Memory)

RAM jenis ini memiliki kecepatan sangat tinggi dengan menggandakan kecepatan SD RAM, dan merupakan RAM yang banyak beredar saat ini. RAM jenis ini mengkonsumsi sedikit power listrik. Slot Memori untuk DDR SDRAM adalah 184 pin, bentuknya adalah RIMM.
10. SO-DIMM (Small Outline Dual In-Line Memory Module)

SO-DIMM (Small Outline Dual In-Line Memory Module) merupakan jenis memory yang digunakan pada perangkat notebook. Bentuk fisiknya kira-kira setengah dari besar DDR biasa sehingga dapat lebih menghemat ruang yang tentunya sangat berharga pada perangkat mobile seperti notebook. Perkembangan generasi SO-DIMM biasanya sejalan dengan perkembangan RAM untuk komputer desktop. Ketika DDR3 SDRAM diluncurkan dipasaran, DDR3 SO-DIMM juga ikut diluncurkan. Modul tersebut menggunakan slot yang memiliki 204 pin.
PERBEDAAN RAM dan CHACE
RAM (Random Acces Memory)
adalah sebuah perangkat keras yang berfungsi menyimpan data dan
instruksi program yang akan dan sudah dieksekusi oleh prosesor.
Definisi Cache
Cache adalah memori yg lebih kecil, lebih cepat yang menyimpan salinan data dari yang paling sering digunakan memori utama lokasi.
Fungsi Cache
Cache berfungsi untuk mempercepat akses data pada komputer karena cache menyimpan data/informasi yang telah diakses oleh suatu buffer, sehingga meringankan kerja processor.
PERBEDAAN CHACE L1 DAN L2
Cache beasal dari kata cash. Dari istilah tersebut cache adalah tempat
menyembunyikan atau tempat menyimpan sementara. Sesuai definisi tersebut
cache memori adalah tempat menyimpan data sementara. Cara ini
dimaksudkan untuk meningkatkan transfer data dengan menyimpan data yang
pernah diakses pada cache tersebut, sehingga apabila ada data yang ingin
diakses adalah data yang sama maka maka akses akan dapat dilakukan
lebih cepat.Cache memori ini adalah memori tipe SDRAM yang memiliki
kapasitas terbatas namun memiliki kecepatan yang sangat tinggi dan harga
yang lebih mahal dari memori utama. Cache memori ini terletak antara
register dan RAM (memori utama) sehingga pemrosesan data tidak langsung
mengacu pada memori utama.
Level Memori Cache
Cache memori ada tiga level yaitu L1,L2 dan L3.
• Cache memori level 1 (L1) adalah cache memori yang terletak dalam prosesor (cache internal). Cache ini memiliki kecepatan akses paling tinggi dan harganya paling mahal. Ukuran memori berkembang mulai dari 8Kb, 64Kb dan 128Kb.Cache level 2 (L2) memiliki kapasitas yang lebih besar yaitu berkisar antara 256Kb sampai dengan 2Mb. Namun cache L2 ini memiliki kecepatan yang lebih rendah dari cache L1.
• Cache L2 terletak terpisah dengan prosesor atau disebut dengan cache eksternal.
• Cache level 3 hanya dimiliki oleh prosesor yang memiliki unit lebih dari satu misalnya dualcore dan quadcore. Fungsinya adalah untuk mengontrol data yang masuk dari cache L2 dari masing-masing inti prosesor.
• L1 CACHE, L2 CACHE, L3 CACHE
• L1 dan L2 Cache adalah memori sementara pada processor. Jadi ketika komputer dimatikan, maka ingatan yang ada pada processor pun akan hilang. L1 dan L2 mempunyai fungsi dan perbedaan, diantaranya adalah.
Fungsi Cache L1, L2, dan L3
• Fungsi Cache L1:
Sejumlah kecil SRAM memori yang digunakan sebagai cache yang terintegrasi atau satu paket di dalam modul yang sama pada prosesor. L1 cache ini dikunci pada kecepatan yang sama pada prosesor. Berguna untuk menyimpan secara sementara instruksi dan data, dan memastikan bahwa prosesor memiliki supply data yang stabil untuk diproses sementara memori mengambil dan menyimpan data baru.
• Fungsi Cache L2:
Fungsinya sama dengan L1 Cache, L2 Cache dikenal juga dengan nama secondary cache, adalah memory yang memiliki urutan kecepatan kedua (tipe memori yang paling cepat adalah L1 Cache) yang disediakan untuk mikroprosesor.
• Fungsi Cache L3 :
L3 cache memori khusus yang bekerja tangan-di-tangan dengan L1 dan L2 cache untuk meningkatkan kinerja komputer. L1, L2 dan L3 cache yangpemrosesan komputer unit ( CPU ) cache, ayat-ayat jenis lain dalam sistem cache seperti hard disk cache
Perbedaan L1 cache, L2 cache, L3 cache adalah :
Level Memori Cache
Cache memori ada tiga level yaitu L1,L2 dan L3.
• Cache memori level 1 (L1) adalah cache memori yang terletak dalam prosesor (cache internal). Cache ini memiliki kecepatan akses paling tinggi dan harganya paling mahal. Ukuran memori berkembang mulai dari 8Kb, 64Kb dan 128Kb.Cache level 2 (L2) memiliki kapasitas yang lebih besar yaitu berkisar antara 256Kb sampai dengan 2Mb. Namun cache L2 ini memiliki kecepatan yang lebih rendah dari cache L1.
• Cache L2 terletak terpisah dengan prosesor atau disebut dengan cache eksternal.
• Cache level 3 hanya dimiliki oleh prosesor yang memiliki unit lebih dari satu misalnya dualcore dan quadcore. Fungsinya adalah untuk mengontrol data yang masuk dari cache L2 dari masing-masing inti prosesor.
• L1 CACHE, L2 CACHE, L3 CACHE
• L1 dan L2 Cache adalah memori sementara pada processor. Jadi ketika komputer dimatikan, maka ingatan yang ada pada processor pun akan hilang. L1 dan L2 mempunyai fungsi dan perbedaan, diantaranya adalah.
Fungsi Cache L1, L2, dan L3
• Fungsi Cache L1:
Sejumlah kecil SRAM memori yang digunakan sebagai cache yang terintegrasi atau satu paket di dalam modul yang sama pada prosesor. L1 cache ini dikunci pada kecepatan yang sama pada prosesor. Berguna untuk menyimpan secara sementara instruksi dan data, dan memastikan bahwa prosesor memiliki supply data yang stabil untuk diproses sementara memori mengambil dan menyimpan data baru.
• Fungsi Cache L2:
Fungsinya sama dengan L1 Cache, L2 Cache dikenal juga dengan nama secondary cache, adalah memory yang memiliki urutan kecepatan kedua (tipe memori yang paling cepat adalah L1 Cache) yang disediakan untuk mikroprosesor.
• Fungsi Cache L3 :
L3 cache memori khusus yang bekerja tangan-di-tangan dengan L1 dan L2 cache untuk meningkatkan kinerja komputer. L1, L2 dan L3 cache yangpemrosesan komputer unit ( CPU ) cache, ayat-ayat jenis lain dalam sistem cache seperti hard disk cache
Perbedaan L1 cache, L2 cache, L3 cache adalah :
Cache L1 adalah memori yang utama.
Kecepatannya
sama dengan kecepatan processor
|
Cache L2 adalah memori yang kedua (sekunder)
Kecepatannya
dibawah kecepatan Cache L1
|
Cache L3 memiliki kapasitas lebih besar dari Cache L2
Lebih lambat dari Cache L2 tetapi lebih cepat dari
memori utama (L1)
|
Letak Cache Memory
• L1 cache
terintegrasi dengan chip prosesor, artinya letak L1 cache sudah menyatu
dengan chip prosesor (berada di dalam keping prosesor).
• L2
cache, ada yang menyatu dengan chip prosesor, ada pula yang terletak di
luar chip prosesor, yaitu di motherboard dekat dengan posisi dudukan
prosesor. Pada era prosesor intel 80486 atau sebelumnya, letak L2 cache
kebanyakan berada di luar chip prosesor. Chip cache terpisah dari
prosesor, berdiri mandiri dekat chip prosesor. Sejak era prosesor Intel
Pentium, letak L2 cache ini sudah terintegrasi dengan chip prosesor
(menyatu dengan keping prosesor). Posisi L2 cache selalu terletak antara
L1 cache dengan memori utama (RAM).
• L3 cache belum diimplementasikan secara umum pada semua jenis prosesor. Hanya prosesor-prosesor tertentu yang memiliki L3 cache.
Cache memory yang letaknya terpisah dengan prosesor disebut cache memory
non integrated atau diskrit (diskrit artinya putus atau terpisah).
Cache memory yang letaknya menyatu dengan prosesor disebut cache memory
integrated, on-chip, atau on-die (integrated artinya bersatu/menyatu/
tergabung, on-chip artinya ada pada chip).
L1 cache (Level 1 cache) disebut pula dengan istilah primary cache, first cache, atau level one cache.
L2 cache disebut dengan istilah secondary cache, second level cache, atau level two cache.
Kecepatan Cache Memory
Transfer data dari L1 cache ke prosesor terjadi paling cepat
dibandingkan L2 cache maupun L3 cache (bila ada). Kecepatannya mendekati
kecepatan register. L1 cache ini dikunci pada kecepatan yang sama pada
prosesor. Secara fisik L1 cache tidak bisa dilihat dengan mata
telanjang. L1 cache adalah lokasi pertama yang diakses oleh prosesor
ketika mencari pasokan data. Kapasitas simpan datanya paling kecil,
antara puluhan hingga ribuan byte tergantung jenis prosesor. Pada
beberapa jenis prosesor pentium kapasitasnya 16 KB yang terbagi menjadi
dua bagian, yaitu 8 KB untuk menyimpan instruksi, dan 8 KB untuk
menyimpan data.
Transfer data tercepat kedua setelah L1 cache adalah L2 cache. Prosesor
dapat mengambil data dari cache L2 yang terintegrasi (on-chip) lebih
cepat dari pada cache L2 yang tidak terintegrasi. Kapasitas simpan
datanya lebih besar dibandingkan L1 cache, antara ratusan ribu byte
hingga jutaan byte, ada yang 128 KB, 256 KB, 512 KB, 1 MB, 2 MB, bahkan 8
MB, tergantung jenis prosesornya.
Kapasitas simpan data untuk L3 cache lebih besar lagi, bisa ratusan juta byte (ratusan mega byte).
Prioritas Penyimpanan Dan Pengambilan Data
Dalam mekanisme kerjanya, data yang akan diproses oleh prosesor, pertama
kali dicari di L1 cache, bila tidak ada maka akan diambil dari L2
cache, kemudian dicari di L3 cache (bila ada). Jika tetap tidak ada,
maka akan dicari di memori utama. Pengambilan data di L2 cache hanya
dilakukan bila di L1 cahe tidak ada.
Jika isi cache penuh, data yang paling lama akan dibuang dan digantikan
oleh data yang baru diproses oleh prosesor. Proses ini dapat menghemat
waktu dalam proses mengakses data yang sama, dibandingkan jika prosesor
berulang-ulang harus mencari data ke memori utama.
Secara logika, kapasitas cache memory yang lebih besar dapat membantu
memperbaiki kinerja prosesor, setidak-tidaknya mempersingkat waktu yang
diperlukan dalam proses mengakses data.
Cara Kerja Memori Cache
Jika prosesor membutuhkan suatu data, pertama-tama ia akan mencarinya
pada cache. Jika data ditemukan, prosesor akan langsung membacanya
dengan delay yang sangat kecil. Tetapi jika data yang dicari tidak
ditemukan,prosesor akan mencarinya pada RAM yang kecepatannya lebih
rendah. Pada umumnya, cache dapat menyediakan data yang dibutuhkan oleh
prosesor sehingga pengaruh kerja RAM yang lambat dapat dikurangi. Dengan
cara ini maka memory bandwidth akan naik dan kerja prosesor menjadi
lebih efisien. Selain itu kapasitas memori cache yang semakin besar juga
akan meningkatkan kecepatan kerja komputer secara keseluruhan.
Dua jenis cache yang sering digunakan dalam dunia komputer adalah memory
caching dan disk caching. Implementasinya dapat berupa sebuah bagian
khusus dari memori utama komputer atau sebuah media penyimpanan data
khusus yang berkecepatan tinggi.
Implementasi memory caching sering disebut sebagai memory cache dan
tersusun dari memori komputer jenis SDRAM yang berkecepatan tinggi.
Sedangkan implementasi disk caching menggunakan sebagian dari memori
komputer.
Struktur System Cache
HARDDISK
Pengertian dan Sejarah Harddisk
Harddisk
merupakan media penyimpanan yang didesain untuk dapat digunakan menyimpan data
dalam kapasitas yang besar. Hal ini dilatar belakangi dengan adanya program
aplikasi yang tidak memungkinkan berada dalam 1 disket dan juga membutuhkan media
penyimpan berkas yang besar misalnya database suatu instansi. Tidak hanya itu,
harddisk diharapkan juga diimbangi dari kecepatan aksesnya. Kecepatan harddisk
bila dibandingkan dengan disket biasa, sangat jauh. Hal ini dikarenakan
harddisk mempunyai mekanisme yang berbeda dan teknologi bahan yang tentu saja
lebih baik dari pada disket biasa. Bila tanpa harddisk, dapat dibayangkan
betapa banyak yang harus disediakan untuk menyimpan data kepegawaian suatu
instansi atau menyimpan program aplikasi.
Hal
ini tentu saja tidak efisien. Ditambah lagi waktu pembacaannya yang sangat
lambat bila menggunakan media penyimpanan disket konvensional tersebut.
Harddisk
pertama yang diciptakan adalah Harddisk yang ditawarkan oleh IBM pada tahun
1956, memiliki berat 500Kg dan hanya menawarkan kapasitas sebesar 5MB. Media
penyimpanan seperti ini membutuhkan sebuah kompressor udara bertekanan dan
masih jauh untuk penggunaan dirumah. Hard disk ini biasanya di sewakan kepada
perusahaan-perusahaan, untuk jangka waktu tertentu. dengan biaya penyewaan
$5000 US dollar/bulan.
Open
Hard Disk atau juga yang dikenal dengan nama IBM 1311 diperkenalkan pada
tanggal 11 Oktober 1962, Harddisk ini dapat menyimpan 2 juta karakter pada disk
pack yang diganti. Ketebalan HD mencapai 4 inchi, berat 4,5 Kg, dan memiliki 6
disk yang berukuran 14 inchi dan 10 permukaan yang dapat ditulis. Dibandingkan
yang sebelumnya, HDD ini jauh lebih ringan meskipun masih tergolong besar.
Pada
tahun 1973, IBM memulai program Winchester dengan piringan berputar yang
terpasang permanen, Mekanisme loading menjadi masalahnya, demikian juga
kedekatan nama HD tersebut dengan nama sebuah senjata (Winchester), sehingga
HDD ini sempat diperdebatkan. Pada tahun
1979 Winchester 8 inci diperkenalkan. Harddisk Winchester pertama untuk
industri, harddisk ini masih sangat berat dan mahal, harganya sekitar 1000
euro/Mb.
Pada
tahun 1980 Seagate meluncurkan Harddisk 5,25 inci pertama kepasaran yang
bernama ST506 (6Mb, 3600rpm). Harga Harddisk ini berkisar 1000$.
Pada
tahun 1989, Western Digital membuat standar IDE (Integrated Drive Electronics)
untuk semua ukuran Harddisk.
Harddisk
berkembang sangat pesat dimulai pada tahun 1997. Itu ditandai dengan adanya
Giant Magnet Resistance (GMR) yang ditemukan oleh Peter Gurnberg, dengan
DTTA-351680, IBM dapat mengatasi batasan kapasitas 10GB.
Pada
tahun 2001, Maxtor mengeluarkan harddisk Maxtor VL40 32049h2, dengan kapasitas
20 GB. HDD ini termasuk berukuran besar di kala itu.
Pada tahun 2004, Seagate meluncurkan Harddisk SATA pertama dengan Native Command queing. kapasitas HD ini sudah mencapai 120GB. Dibandingkan dengan 3 tahun sebelumnya, kapasitas HDD meningkat hingga 6 kali lipat.
Pada tahun 2004, Seagate meluncurkan Harddisk SATA pertama dengan Native Command queing. kapasitas HD ini sudah mencapai 120GB. Dibandingkan dengan 3 tahun sebelumnya, kapasitas HDD meningkat hingga 6 kali lipat.
Perkembangan
Harddisk terus melaju dan kini setahun setelahnya, tepatnya pada tahun 2005
Samsung memperkenalkan sebuah hybrid harddisk 2,5 inchi, HD ini menggunakan
komponen mekanis magnetis dan NAND flash memory yang berfungsi sebagai buffer
yang cepat. Pada tahun 2006 Seagate meluncurkan Penperdicular Recording,
Momentus 5400.3 sebuah HD 2,5 inchi, berkapasitas 160 GB yang menggunakan
teknik vertical rebording.
Pada
tahun 2007 Hitachi meluncurkan DeskStar 7K1000 Harddisk Terabyte pertama ke
pasaran, dengan kapasitas 1000GB, atau 1 TeraByte. Dibanding pada setahun
sebelumnya, kapasitas HDD meningkat hampir 10 kali lipat.
Pada
tahun 2010-..... Solid State Drive (SSD) yang tidak berisik, hemat daya, cepat
dan sangat handal, merupakan kriteria HDD masa depan. SSD dengan kapasitas
paling besar saat ini berukuran 256GB. Namun, SSD memiliki kekurangan yang
terletak pada masalah harga yang sangat mahal dibandingkan HDD. Para Ahli
memprediksi bahwa masih dibutuhkan sekitar 5 tahun sampai SSD dapat menyamai
kapasitas HDD konvensional dengan harga yang sama.
Fungsi Hard Disk
Hard disk merupakan ruang simpan utama dalam sebuah computer. Di situlah seluruh sistem operasi dan mekanisme kerja kantor dijalankan, setiap data dan informasi disimpan.
Dalam sebongkah hard disk, terdapat berbagai macam ruangruang kecil (direktori, folder, subdirektori, subfolder), yang masing-masing dikelompokkan berdasarkan fungsi dan kegunaannya. Di situlah data-data diletakkan.
Ruang kecil dalam hard disk bekerja dalam logika saling tergantung (interdependent). Data/informasi dalam satu ruang kadangkala diperlukan untuk menggerakkan data/ informasi yang berada di ruang lain. Ada ruang di mana data di dalamnya tidak boleh diutak-atik atau dipindahkan ke tempat lain, ada ruang di mana kita bisa membuang dan menaruh data secara bergantian sesuai kebutuhan.
Hard disk terdiri atas beberapa komponen penting. Komponen utamanya adalah pelat (platter) yang berfungsi sebagai penyimpan data. Pelat ini adalah suatu cakram padat yang berbentuk bulat datar, kedua sisi permukaannya dilapisi dengan material khusus sehingga memiliki pola-pola magnetis. Pelat ini ditempatkan dalam suatu poros yang disebut spindle.
Bagian-Bagian Harddisk
Disk Platter
Disk platter merupakan bagian/komponen dari harddisk yang paling
utama, karena disk platter merupakan bagian dari harddisk yang mempunyai fungsi
sebagai tempat penyimpanan data. Tiap drive harddisk memiliki satu atau
lebih disk platter, dimana masing-masing sisi platter memiliki write
and read head. Ukuran platter
ada bermacam-macam yaitu:
- Untuk PC desktop biasanya berukuran 3 ½ inchi.
- Untuk note book berukuran 2 ½ inchi.
- 8 inchi
- 14 inchi
Disk platter terbuat dari suatu media magnetic. Media magnetic
yang dipakai pada platter ada
2, yaitu:
a. Media Oksida
Merupakan media magnetic yang
terdiri dari berbagai macam bahan, yang berisikan
oksida baja sebagai bahan aktifnya.
b. Media thin film
Merupakan jenis disk platter dimana media ini lebih
tipis dan lebih sempurna dari pada media oksida. Jadi sekarang sebagian besar
harddisk menggunakan media magnetic ‘media
thin film’ dari pada media oksida. Karena dirasa media thin film lebih praktis (tipis) daripada media oksida dan
juga memiliki kwalitas yang lebih baik.
1.
Read and Write Head
Harddisk
memiliki 1 head write and read
untuk masing-masing permukaan platter.
Read and write head merupakan
komponen dari hard disk yang berfungsi sebagai alat penulisan dan pembacaan
data pada platter.
Head ini terhubung pada satu mekanisme penggerak. Masing-masing head terletak pada lengan actuator untuk menekan head supaya dapat mengenai platter. Bila anda membuka drive dengan hati-hati dan
memindahkan head dengan jari
anda, maka head akan kembali
dengan cepat ke platter saat
dilepaskan, begiti juga jika kita head
ke bawah (head yang berada di
bawah platter). Saat drive istirahat, head akan dipaksa untuk mengenai platter dengan suatu tekanan, namun
pada saat drive memutar dengan
kecepatan penuh, maka tekanan udara akan membentuk lapisan tipis yang akan
membuat head bergerak ke
permukaan platter.
2.
Mekanisme Head Aktuator
Yang lebih
penting daripada head adalah
sistem mekanik yang menggerakan, sistem ini disebut ‘head’ actuator. Mekanisme ini menggerakkan head di atas disk dan memposisikannya
secara tepat di atas silinder yang diinginkan. Ada 2
kategori dasar mekanisme actuator,
yaitu:
a.
Stepper Motor Aktuator
Merupakan motor elektrik yang dapat
melangkah atau bergerak dari suatu posisi satu ke posisi lain. Stepper motor actuator ini bergerak step by step. Atau kalau kita
memegang pemutar dari motor ini, dan memutarkannya di tangan kita , maka akan
terdengan bunyi ‘klik ’ saat melalui posisi tertentu. Jadi tiap kali pindah
posisi untuk mencari suatu file, maka pada saat tertentu akan teerdengar bunyi
‘klik’.
b. Voice Coil
Actuator
Voice
Coil Actuator digunakan pada harddisk saat ini, dengan menggunakan sinyal feed back dari drive ke posisi head tertentu dan menyesuaikannya.
Penggunaan actuator ini
memberikan kinerja dan kehandalan yang besar daripada stepper motor actuator. Karena stepper motor lebih berkemungkinan besar melukai platter.
Jika terjadi
pemutusan power secara tiba-tiba, maka pada stepper motor actuator head akan langsung berhenti (pada tempat
data yang sebelumnya dibaca), sehingga hal ini akan mengakibatkan tergoresnya
platter. Akibatnya harddisk akan cepat rusak. Sedangkan pada Voice Coil Actuator, jika terjadi
pemutusan hubungan dengan power secara tiba-tiba maka, head akan otomatis kembali ke posisi awalnya (berada pada
tengah-tengah platter).
3.
Spindle Motor
Spindle motor adalah komponen dari harddisk yang bertugas memutar platter, hal ini perlu dilakukan
dalam proses pembacaan dan penulisan data. Spindle motor pada harddisk selalu terhubung langsung. Tidak ada
komponen lain yang terhubung. Motor ini harus bebas dari suara dan getaran
apapun, sehingga dapat memutar platter
dengan baik / tanpa gangguan.
4.
Logic Board
Logic board merupakan alat yang mengontrol kinerja dari harddisk.
Semua harddisk memiliki satu atau lebih logic
board. Logic board
berisi alat-alat elektronik yang mengontrol spindle dan sistem actuator
dan menyajikan data ke kontroler. Pada IDE board ini memuat juga kontrolernya. Sedangkan pada SCASI
memuat kontroler dan circuit adapter.
Gambar 2.3.5 Tampilan logic board
5.
Kabel dan Konektor
Harddisk
memiliki beberapa konector yang terhubung ke computer , untuk menerima daya
(power) dan kadang-kadang ke sistem chasis kebanyakan drive memiliki paling
tidak 3 konector. Adapun 3 konector itu adalah:
1.
Interface konector
Merupakan konector yang menghubungkan
hard disk/ menyalurkan data yang dimiliki hard disk ke motherboard.
2.
Power Konector
Merupakan konector yang berhubungan
dengan catu daya.
3.
Option Konector
Adalah konector yang digunakan untuk
penentuan spesifikasi dari harddisk.
Dari 3 konector tersebut, interface
konector adalah yang paling penting. Karena berfungsi membawa data dan sinyal perintah
dari sistem drive.
6.
Komponen Konfigurasi
Untuk
membangun atau melengkapi harddisk dalam suatu instalasi sistem, kita juga
memerlukan jumper. Komponen (jumper) ini bervariasi diantara
banyak drive.
7.
Konektor pada Harddisk
Pada
komponen-komponen harddisk juga terdapat SCSI Interface Connector (konektor
kabel data) yang dihubungkan ke kabel data dan memiliki fungsi untuk
mentransfer data dari motherboard ke harddisk atau sebaliknya, untuk memberi
catu daya pada harddisk dibutuhkan konektor catu daya yang dihubungkan dengan
kabel catu daya pada power supply.
Semua
komponen penyimpanan magnetic; membaca dan menulis data menggunakan
elektromagnetik. Prinsip dasarnya adalah sebagian bahwa aliran elektrik melalui
konduktor, sebuah komponen magnetic dibentuk dari sekeliling konduktor.
Komponen magnetic tersebut kemudian akan memberikan pengaruh pada bahan
magnetic di komponen tersebut. Penyimpanan magnetic sebenarnya adalah media
analog yaitu data yang tersimpan berbentuk informasi digital 0 dan 1.
Cara Kerja Harddisk
Untuk
mengenal cara kerja hardisk, hal pertama yang perlu kita ketahui adalah
mengenal bagian-bagian yang membentuk sebuah hardisk. Sebuah hardisk terdiri dari
beberapa komponen utama yaitu sebagai berikut :
- Piringan logam (flat disk) yang disebut sebagai Platter yang berfungsi sebagai tempat peyimpanan data. Platter bisa berjumlah 1,2,3 atau lebih, dan kedua sisinya dilapisi dengan bahan magnetik yang sangat tipis. Semua platter tersebut berporos pada Spindle.
- Head yang menempel pada Slider yang dikendalikan oleh lengan penggerak (head actuator arm). Head berfungsi untuk melakukan proses penulisan dan pembacaan data dari platter. Banyaknya Head biasanya setara dengan banyaknya platter, namun ada juga platter yang mempunyai upper head dan lower head, atau dua kali lebih bayak dari jumlah piringan disk.
- Motor penggerak yang terhubung ke Spindle yang berfungsi untuk memutar Platter dengan kecepatan yang sangat tinggi, misalnya 7200 rotation perminute (rpm). Semakin cepat putaran platter ini maka performance hardisk akan semakin baik.
- Logic Board, merupakan rangkain elektronik yang mengontrol semua aktifitas komponen tersebut diatas dan berkomunikasi dengan CPU computer.
Ketika kita hendak
mengambil data pada hardisk, motor akan memutarkan spindle sehingga platter pun
akan turut berputar. Head actuator arm akan bergerak dengan sendirinya ke
posisi yang tepat diatas platter dimana data disimpan. Head kemudian akan
mendeteksi magnetik bits (membaca data) yang terdapat pada platter tersebut dan
mengubahnya menjadi data yang sesuai yang dapat digunakan oleh komputer.
Sebaliknya,
ketika kita hendak menyimpan data pada hardisk, maka head tersebut akan
mengirimkan pulsa magnetik (menuliskan data) pada platter yang akan merubah
sifat magnetik dari platter tersebut dan data pun akan tersimpan. Hal yang
perlu diketahui juga adalah bahwa posisi head tersebut ketika melakukan proses
baca/tulis adalah melayang diatas permukaan flat disk dengan jarak yang sangat
dekat. Jadi posisi head tidaklah menyentuh permukaan disk. Begitu juga ketika
hardisk dimatikan secara benar (dengan mem-parkir hardisk atau menekan tombol
shutdown), maka posisi head akan menempati daerah yang disebut landing zone. Apabila
dalam keadaaan bekerja head tergoncang (melebihi goncanan yang diperbolehkan),
maka akan menyebabkan head menyentuh permukaan disk dan bisa mengakibatkan
hardisk mengalami bad
sector.
Jenis-Jenis Harddisk
1. Disk ATA / EID
AT
Attachment (ATA) adalah antarmuka standar untuk menghubungkan peranti
penyimpanan seperti hard disk, drive CD-ROM, atau DVD-ROM di komputer.
ATA singkatan dari Advance Technology Attachment. Standar ATA
dikelola oleh komite yang bernama X3/INCITS T13. ATA juga memiliki
beberapa nama lain, seperti IDE dan ATAPI. Karena diperkenalkannya
versi terbaru dari ATA yang bernama Serial ATA, versi ATA ini
kemudian dinamai Parallel ATA (PATA) untuk membedakannya dengan
versi Serial ATA yang baru. Parallel ATA hanya memungkinkan panjang kabel
maksimal hanya 18 inchi (46 cm) walaupun banyak juga produk yang tersedia
di pasaran yang memiliki panjang hingga 36 inchi (91 cm). Karena jaraknya
pendek, PATA hanya cocok digunakan di dalam komputer saja.
PATA sangat murah dan lazim ditemui di komputer. Nama standar ini
awalnya adalah PC/AT Attachment. Fitur utamanya adalah bisa mengakomodasi
koneksi langsung ke ISA BUS 16-bit sehingga dinamai AT Bus. Nama ini
kemudian disingkat menjadi AT Attachment untuk mengatasi masalah hak
cipta
|
|
2. Disk SCSI
Banyak disk memiliki antar muka yang didesain untuk koneksi ke bus
SCSI standar. Disk tersebut
cenderung lebih mahal, tetapi mempunyai performa yang lebih baik, yang
dimungkinkan karena kelebihan bus
SCSI daripada bus PCI. Akses yang bersamaan dapat dilakukan ke banyak disk
drive karena antar muka drive secara aktif dihubungkan ke bus SCSI hanya pada
saat drive tersebut siap untuk
transfer data. Hal ini terutama
berguna didalam aplikasi dimana terdapat sejumlah besar request untuk file
kecil, yang sering terjadi dalam
komputer yang digunakan sebagai file server.
Gambar 2.5.2 Harddisk SCSI
3.
Disk RAID
Disk Raid menyediakan penyimpanan yang besar dan handal. Disk ini digunakan baik dalam komputer
performa tinggi atau dalam sistem yang memerlukan keandalan yang lebih tingi
dari tingkat normal. Tetapi dengan semakin menurunnya harga ke tingkat yang
lebih terjangkau, disk ini menjadi lebih menarik bahkan untuk sistem komputer
dengan ukuran rata-rata.
4.
Disk SATA
Harddisk dengan tipe SATA (Serial Advanced Technology Attachment), dalam
mentransfer data secara berurutan atau serial lewat kabelnya dan juga secara
teknik SATA menyusun sendiri disk yang tersambung ke dalam motherboard tanpa
adanya sistem master ataupun
slave, sehingga kabel SATA hanya dapat digunakan pada satu hard disk. Tipe hard
disk yang telah dibahas ini, semuanya masuk dalam kategori internal hard disk,
maksudnya yang diinstall di dalam CPU. Selain internal hard disk ada juga
eksternal harddisk (hard disk yang berada diluar CPU), jadi bisa dipindah –
pindahkan. Eksternal hard disk mempunyai kecepatan
rotasi 7200 rpm, pemasangannya sangat mudah, tidak perlu membongkar PC dan
hanya dengan menghubungkan port USB ke PC, dan dapat mentransfer data 480 Mbps.
Cara Merawat Harddisk
Seperti diketahui bahwa
Harddisk merupakan komponen vital dalam PC atau laptop, harddisk lah yang
berfungsi sebagai penyimpan data penting
Ada pun cara merawat
harddisk yang benar, tetap awet dan aman agar data tidak hilang atau
rusak adalah:
- Menjaga stabilizer saat menggunakan PC. Stabilizer ini sangat penting jika sewaktu-waktu terjadi listrik mati, maka dengan Stabilizer akan menyimpan listrik untuk sementara, sehingga Laptop tidak mati secara mendadak. Perlu diketahui bahwa dengan listrik mati mendadak bisa menyebabkan kerusakan pada harddisk.
- Sebagai pengguna PC kita harus membackup file data yang ada di dalam harddisk, untuk menjaga file tetap aman saat terjadi hal yang tidak diinginkan.
- Menginstal program pendeteksi virus, perbarui terus deteksi untuk mengawasi virus yang dapat merusak file yang tersimpan di Harddisk.
- Melakukan scandisk untuk mengoreksi error pada direktori dan File Allocation Tab. Mecek setiap saat untuk antisipasi dan terjadinya error.
5.
Jangan
pernah memindahkan laptop masih hidup atau selama harddisk sedang berjalan. untuk mengantisipasi
guncangan. Harddisk sangat rawan terhadap guncangan yang terjadi, ini dapat
membuat harddisk rusak.
6.
Aplikasi
yang tidak terpakai, sebaiknya dihapus atau uninstall file
agar kerja Harddisk tidak berat dan lambat.
7.
Melakukan
install password sistem di komputer kerja ,agar orang lain tidak menggunakan
komputer kita secara
sembarangan dan aman dari kerusakan file.
Masalah Yang Terjadi Pada Harrdisk dan Solusinya
- Gejala :
Pada saat CPU dinyalakan kemudian melakukan proses Post
setelah itu proses tidak berlanjut dan diam beberapa saat tidak langsung masuk
ke operating system, dan kemudian di layar monitor ada pesan "harddisk
error, harddisk Failur, setelah itu muncul pesan "press F1 to
continou" setelah kita menekan tombol F1 tidak masuk Operating system dan
muncul pesan "Operating system not found".
Solusi :
Periksa kabel tegangan dan kabel data yang masuk ke harddisk
apakah longgar, sebaiknya dikencangkan, kemudian nyalakan dan coba anda
dengarkan apakah suara yang keluar dari harddisk normal, jika tidak normal
berati harddisk rusak di controllernya.
- Gejala :
Pada saat CPU dinyalakan kemudian melakukan proses Post
setelah itu muncul pesan "Operating system not found".
Solusi :
Ada kemungkinan Operating system rusak, bisa diatasi dengan
install ualng atau jika OS anda menggunakan windows 2000/XP ada Fasilitas
Repairnya. atau ada kemungkinan juga harddisk anda tidak terdeteksi dan lakukan
langkah diatas.
- Gejala :
Harddisk bad sector.
Solusi :
Ada beberapa faktor penyebab terjadi bad sector diantaranya,
tegangan listrik tidak stabil, sering terjadi putusnya aliran listrik secara
mendadak, setelah pemakaina tidak di shut down, pemakaian yang terlalu lama,
ada 2 jenis bad sector yaitu fisik dan software. Untuk mengatasinya ada
beberapa cara, diantaranya menggunakan software untuk menghilangkan badsector,
dll.
Teknologi Hard Disk
1. RAID (Redudancy Array of Independent Disk)
RAID adalah teknologi penggabungan beberapa hard disk yang oleh sebuah operating system komputer dianggap menjadi satu hard disk. Konsep ini pertama kali didefinisikan oleh David A. Patterson, Garth A. Gibson dan Randy Katz dari University of California, Berkeley pada tahun 1987.
Keuntungan RAID adalah peningkatan kecepatan akses pada hard disk. Dengan menggantikan hard disk besar dengan beberapa hard disk kecil maka dimungkinkan pembacaan data secara paralel pada masing-masing hard disk. RAID diibatatkan sebuah database hard disk yang menghasilkan data secara paralel sesuai dengan indeks pengalamatan hard disk.
2. S.M.A.R.T (Self Monitoring, Analysis and Reporting Technology)
SMART adalah teknologi monitoring kinerja hard disk. Dengan SMART maka hard disk mampu mendeteksi adanya error dan melaporkan error ini kepada sistem. SMART paertama kali dipelopori oleh COMPAQ, namun kini hampir semua menggunakan teknologi SMART.
Keuntungan penggunaan SMART adalah adanya peringatan dini terhadap ketidak normalan yang terjadi pada hard disk sehingga pengguna dapat melakukan tindakan preventif seperti memback-up data.
Cara Kerja CD (Compact Disc)
CD dan DVD sudah ada dimana-mana saat ini. CD digunakan untuk
menyimpan semua file anda. Musik, gambar, video, dan berbagai software
bisa masuk dalam satu keping CD. Compact Disk sangat mudah digunakan dan
sangatlah murah. Dengan Rp. 10.000, banyak toko yang memberikan 4
keping CD sekaligus. Jika anda memiliki CD-R Drive, maka anda bisa
memindahkan semua data-data anda ke sebuah CD.
Sejarah CD (Compact Disc)
CD pertama kali dibuat dalam bentuk prototypes oleh Philips dan
Sony secara independen pada pertengahan hingga akhir tahun 1970. Kedua
perusahaan lalu berkolaborasi untuk membuat format standar dan teknologi
player yang dikomersialkan pada tahun 1982.
Material yang digunakan pada CD
CD menggunakan beberapa material, sehingga dapat menyimpan informasi. Bahan untuk membuat CD adalah sebagai berikut:
- Label
- Acrylic
- Aluminium
- Polycarbonate plastic
Sebuah CD dapat menampung informasi hingga 783 MB jika dihitung secara
pasnya. CD memiliki diameter 4,8-inch (12 cm). Untuk menampung 783 MB
pada ukuran kecil seperti ini, bentuk byte secara individual sangatlah
kecil.
CD merupakan benda yang simpel yang terbuat dari plastik. Tebal CD adalah 1,2 mm. Sebagian besar dari CD terdapat polycarbonate plastic bersih yang dibentuk dengan injeksi. Saat pembuatan, plastik ini ditekan menjadi microscopic bumps (tonjolan mikroskopik) yang diarahkan satu, continuous, dan spiral yang sangatlah panjang dari sebuah data. Ketika polycarbonate yang bersih sudah dibentuk, reflective aluminum yang tipis akan ditambahkan pada disc, yang akan melapisi tonjolan tersebut. Kemudian acrylic akan disemprotkan ke aluminum untuk melindunginya. Sebuah label akan di-print di acrylic tersebut.
Spiral
Sebuah CD memiliki data berbentuk spiral. Jika pada Hard disk memiliki
bentuk data yang tepat berbentuk lingkaran, CD berbentuk spiral. Tentu
saja, data berbentuk spiral memiliki tempat untuk memulai dan
mengakhiri. Pada CD, spiral tersebut dimulai pada bagian tengah dan
terus berlanjut keujung dari CD tersebut.
Pada gambar disamping, bentuk dari track spiral tidaklah sebesar itu.
Diameter dari track adalah 1,6 microns (1 meter = 1 juta microns) yang
memisahkan antara garis track yang satu dengan yang lainnya.
Bumps (Tonjolan)
Tonjolan pada sebuah track memiliki lebar 0,5 microns. Memiliki panjang
0,83 microns dan memiliki tinggi 125 nanometers (1 Meter = 1 milyar
nanometer). Untuk lebih jelasnya, bisa dilihat pada gambar disamping.
Jika dilihat secara sekilas, tonjolan tersebut tidak akan terlihat oleh
mata telanjang. Namun, laser dapat melihatnya. Karena bentuk tonjolan
tersebut sangatlah kecil, spiral yang dibuat sangatlah panjang. Jadinya,
banyak data bisa dimasukkan dalam CD. Jika spiral tersebut bisa
diangkat, panjang dari spiral tersebut mencapai 5 KM jauhnya.
Komponen dari CD Drive
CD Drive atau CD Player memiliki tugas untuk membaca tonjolan yang ada
di CD. Karena tonjolan tersebut sangatlah kecil, lensa laser yang ada di
CD Drive sangatlah akurat dan presisi. Di dalam CD Drive, terdapat 3
komponen utama.
- Drive Motor: Berfungsi untuk memutar CD. Kecepatan perputarannya diantara 200 hingga 500 RPM (Rotation Per Minute).
- Laser Lens: Berfungsi untuk membaca tonjolan di CD.
- Tracking mechanism: Menggerakkan komponen laser lens, sehingga laser lens dapat mengikuti arah pergerakan dari spiral tersebut. Tracking mechanism ini dapat bergerak dengan resolusi micron, mengikuti arah gerak spiral.
Cara Kerja CD Drive Membaca data di CD
Di dalam CD Drive, laser lens akan mengeluarkan laser ke kepingan CD.
Setelah laser tersebut mengenai tonjolan yang ada di CD, sinar itu pun
memantul ke sebuah optical pickup. Pantulan sinar itulah yang
dapat membaca setiap bit informasi yang ada di CD. Kemudian, sinyal bit
digital itu diolah menjadi data analog dan diantarkan ke signal amplifier untuk
diolah lebih lanjut oleh komputer. Setelah itu, komputer akan mengenal
data analog itu dan datanya menjadi terpampang di layar anda.
Ilustrasi dari proses tersebut dapat dilihat pada gambar dibawah ini:
Terima
Kasih. Semoga bermanfaat J
Wassallamu’allaikum
Wr.Wb.
Sumber :
http://www.tutorialcarakomputer.com/2013/12/pengertian-cara-kerja-komponen-dan-fungsi-hard-disk.html
http://anisalaura.blogspot.com/2014/10/1sebutkan-mengapa-dibutuhkan-keamanan.html



























Komentar
Posting Komentar